PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KAMPUNG SAWAH: FOKUS PADA HIPERTENSI, PHBS, DAN TUBERKULOSIS
Kata Kunci:
Puskesmas, Integrasi Layanan Primer, Hipertensi, PHBS, Tuberkulosis, Penyuluhan KesehatanAbstrak
Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan layanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif melalui pendekatan keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan Tuberkulosis (TB) di Puskesmas Kampung Sawah serta kondisi pasien yang menjalani home visit. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, yaitu penyusunan materi, media edukasi, dan logistik, serta tahap pelaksanaan melalui ceramah singkat dan diskusi dua arah. Hasil menunjukkan bahwa peserta penyuluhan antusias mengikuti kegiatan, memahami pentingnya kontrol tekanan darah, PHBS, dan pencegahan TB, meskipun pengetahuan awal mengenai TB masih rendah. Leaflet hanya tersedia untuk materi TB, sedangkan peserta mengusulkan materi cetak tambahan untuk hipertensi dan PHBS. Berdasarkan home visit, pasien dengan Diabetes Melitus dan nyeri lutut kronik mengalami keterbatasan aktivitas fisik, ketergantungan pada keluarga, serta risiko komplikasi akibat kondisi rumah yang kurang ventilasi dan pencahayaan. Kesimpulannya, Puskesmas Kampung Sawah telah menjalankan program kesehatan dengan baik, namun implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) masih dalam tahap adaptasi. Diperlukan penguatan koordinasi antarprofesi, optimalisasi fasilitas, serta penyediaan materi edukasi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan pemahaman masyarakat
