KELAHIRAN ALAM SEMESTA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN ILMU ALAMIAH MODERN
Kata Kunci:
Penciptaan Alam Semesta, Islam, Ilmu Alamiah Modern, Al- Qur'an, TeoriAbstrak
Artikel ini mengkaji perbandingan antara penciptaan alam semesta dari dua perspektif utama yaitu dalam pandangan Islam dan pandangan ilmu alamiah modern. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi perbandingan dari segi siapa penciptanya, makna dan tujuan, serta sumber pengetahuan yang didapat. Hasil analisis menunjukan bahwa dalam Islam, alam semesta tercipta karena keberadaan Allah Sang Pencipta. Dalam sejumlah al-qur'an, terciptanya alam semesta terjadi pada waktu 6 hari, 6 masa, atau mungkin 6 periode. Disisi lain, dalam ilmu alamiah modern, alam semesta tercipta melalui teori-teori ilmiah seperti teori big bang, teori kabut (nebula), teori bintang kembar, dan teori keadaan tetap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dua pandangan ini dapat saling melengkapi, di mana sains menjelaskan 'bagaimana' proses penciptaan, sementara teologi memberikan konteks 'mengapa' dan 'oleh siapa' penciptaan itu terjadi
