EFEKTIVITAS ENDORPHIN MASSAGE DAN SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA DI SMA NEGERI 6 BALIKPAPAN

Penulis

  • Nadya Safira STIKES Guna Bangsa Yogyakarta Penulis
  • Atik Ba'diah STIKES Guna Bangsa Yogyakarta Penulis
  • Siti Maimunah STIKES Guna Bangsa Yogyakarta Penulis

Kata Kunci:

Endorphin Massage, Senam Dismenore, Nyeri Dismenore Primer, Remaja

Abstrak

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri menstruasi tanpa kelainan organik yang sering dialami remaja putri akibat peningkatan prostaglandin, yang berdampak pada gangguan aktivitas akademik. Penanganan nonfarmakologis seperti endorphin massage dan senam dismenore diketahui dapat menurunkan nyeri melalui mekanisme pelepasan endorfin dan relaksasi otot uterus. Namun, perbandingan efektivitas kedua metode ini perlu dibuktikan lebih lanjut untuk menentukan intervensi yang paling tepat bagi remaja. Tujuan: Mengetahui perbedaan efektivitas antara endorphin massage dan senam dismenore terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja di SMA Negeri 6 Balikpapan. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Quasi-Experiment dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 52 responden yang dibagi menjadi dua kelompok (26 responden kelompok senam dismenore dan 26 responden kelompok endorphin massage). Pengukuran nyeri menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji beda Mann-Whitney Test karena distribusi data tidak normal (p-value 0,05). Hasil: Analisis univariat menunjukkan penurunan median intensitas nyeri pada kelompok endorphin massage dari 3,50 menjadi 1,75, sedangkan pada kelompok senam dismenore menurun dari 3,50 menjadi 2,00. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan kedua intervensi secara signifikan menurunkan intensitas nyeri (p < 0,001. Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,051 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan secara statistik antara endorphin massage dan senam dismenore. Kesimpulan: Endorphin massage dan senam dismenore memiliki efektivitas yang sebanding dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri. Kedua metode ini bekerja melalui mekanisme fisiologis yang serupa, yaitu stimulasi hormon endorfin dan relaksasi otot uterus. Remaja dapat memilih salah satu atau mengombinasikan kedua metode tersebut sebagai terapi mandiri yang aman untuk mengatasi nyeri haid.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-13