PARADOKS PATRIARKI : DOMINASI DEREMPUAN DALAM AKTIVITAS PERTANIAN PADA KOMUNITAS BATAK TOBA DI DESA TAPIAN NAULI

Penulis

  • Rita Shepia Pangaribuan Universitas Negeri Medan Penulis
  • Sulian Ekomila Universitas Negeri Medan Penulis

Kata Kunci:

Dominasi Perempuan, Pertanian, Gender, Batak Toba

Abstrak

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor dominasi perempuan dalam aktivitas pertanian di Tapian Nauli. Tapian Nauli merupakan penghasil padi paling besar di Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab dominasi perempuan dalam aktivitas pertanian ialah disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Untuk faktor internal yaitu kondisi lingkungan, Tapian Nauli yang hanya memiliki mata pencaharian petani membuat perempuan harus bekerja di sawah sebagai petani. Kedua kondisi ekonomi, keadaan ekonomi yang sulit membuat perempuan harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ketiga ialah keluarga, para suami tidak mau berkontribusi penuh untuk bekerja di Sawah. Selain itu pekerjaan petani juga sudah diturunkan oleh orang tua dan sudah mendarah daging. Faktor eksternal penyebab dominasi perempuan dalam aktivitas pertanian di Tapian Nauli ialah budaya, adanya budaya pada masyarakat bahwa laki-laki tidak ikut berperan ambil bagian dalam pertanian membuat dengan terpaksa perempuan harus bekerja di sawah. Menjadi aktor utama dalam kegiatan pertanian bukanlah merupakan sesuatu yang diinginkan oleh para perempuan di Tapian Nauli, mengingat bahwa pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang cukup berat yang jika dilakukan oleh perempuan

Diterbitkan

2025-04-13