KOMUNIKASI KEBIJAKAN SATPOL PP DALAM PENERTIBAN DAN PENYEDIAAN LAPAK PEDAGANG KAKI LIMA JL. TJUK NYAK DIEN DI PEKANBARU

Penulis

  • Renaldi Fikrian Universitas Riau Penulis
  • Tantri Puspita Yazid Universitas Riau Penulis
  • Anuar Rasyid Universitas Riau Penulis

Kata Kunci:

Komunikasi Kebijakan, Satpol PP Kota Pekanbaru, Pedagang Kaki Lima

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi kebijakan Satpol PP dalam penertiban yang menimbulkan kontradiktif yang terjadi sehingga muncul penyediaan fasilitas pedagang kaki lima di kawasan jl. Tjut Nyak Dien. Meskipun komunikasi kebijakan Satpol PP sudah bejalan semestinya namun masih terjadi perbedaan penyampaian pesan kebijakan diantaranya, hal inilah yang menarik perhatian sehingga dilakukaknya penelitian pada komunikasi kebijakan Sapol PP dalam penertiban dan penyediaan lapak pedagang kaki lima khususnya jl. Tjut Nyak Dien yang bertepatan langsung dengan kantor Satpol PP Kota Pekanbaru. Teori yang digunakan untuj dijadikan panduan yaitu teori yang di kemukakan oleh George C. Edward III. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mencaritahu pola komunikasi kebijakan Satpol PP Kota Pekanabaru, serta teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknis penyaluran komunikasi kebijakan yang dilakukan Satpol PP Kota Pekanbaru dalam penertiban dan penyediaan lapak pedagang kaki lima (PKL) dilaksaakan melalui beberapa mekanisme komunikasi formal dan informal yang saling melengkapi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa konsistensi komunikasi sangat dipengaruhi oleh kemampuan petugas dalam menerjemahkan kebijakan secara utuh. Akibatnya, pedagang menerima penjelasan yang berbeda-beda tergantung petugas yang bertugas pada bidang yang berbeda. . Dalam beberapa kegiatan sosialisasi yang saya amati, petugas telah menyampaikan pesan kebijakan secara seragam sesuai  instruksi  pimpinan.  Akan  tetapi,  terdapat  perbedaan gaya penyampaian dan penekanan informasi di antara petugas, sehingga menimbulkan variasi persepsi di kalangan pedagang.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-13