UNIVERSALISME DAN PARTIKULARISME DALAM ISLAM : SUATU KERANGKA ANALISIS INTERDISIPLINER DAN MULTIDISIPLINER
Kata Kunci:
Islam, Universalisme, Partikularisme, Interdisipliner, MultidisiplinerAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membangun kerangka analisis komprehensif mengenai relasi antara Unversalisme dalam islam melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. Universalisme islam dipahami sebagai prinsip-prinsip ajaran yang bersifat menyeluruh, transkultural, dan melampaui batas geografis, sementara partikularisme merujuk pada ekspresi ajaran yang terikat konteks sosial, budaya, dan historis tertentu. Kajian sebelumnya umumnya memusatkan perhatian pada salah satu aspek tersebut, sehingga menghasilkan pembacaan yang parsial dan kurang mampu menjelaskan dinamika keberagamaan muslim di berbagai wilayah. Studi ini menawarkan integrasi analitis dengan memanfaatkan perspektif teologi, antropologi, sosiologi, sejarah, dan studi agama untuk mengidentifikasi pola interaksi antara nilai universal dan praktik partikular dalam tradisi islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketegangan antara dua kutub tersebut bukanlah kontradiksi, melainkan mekanisme adaptif yang memungkinkan Islam mempertahankan prinsip dasarnya sekaligus berinkulturasi dalam ruang budaya yang beragam. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan teori dalam kajian Islam kontemporer serta membuka peluang penelitian lanjutan mengenai bagaimana relasi tersebut membentuk identitas, praktik keagamaan, dan respons Muslim terhadap perubahan global.


