NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF KITAB IHYĀ’ ‘ULŪMUDDĪN KARYA IMAM AL-GHAZALI (1058 M-1111 M / 450 H 505 H) DAN IMPLEMENTASINYA PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
Kata Kunci:
Pendidikan Islam, Imam Al-Ghazali, Ihyā’ ‘Ulūmuddīn, Nilai Pendidikan, Kurikulum MerdekaAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dalam kitab Ihyā’ ‘Ulūmuddīn karya Imam Al-Ghazali serta menganalisis relevansinya dengan Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian ini bertumpu pada pentingnya penguatan nilai moral dan spiritual dalam pendidikan Islam di tengah tantangan pendidikan modern yang cenderung menekankan aspek kognitif dan pragmatis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, dengan kitab Ihyā’ ‘Ulūmuddīn sebagai sumber primer serta buku-buku dan artikel akademik yang relevan sebagai sumber sekunder. Penelitian ini menunjukkan bahwa keikhlasan (ikhlāṣ), akhlak (akhlāq), dan tawakal (tawakkul) merupakan nilai-nilai pendidikan Islam inti dalam pemikiran Al-Ghazali. Keikhlasan berfungsi sebagai landasan niat dalam proses pendidikan, akhlak menjadi tujuan akhir pendidikan, dan tawakal berperan sebagai penguat spiritual sekaligus psikologis bagi peserta didik. Nilai-nilai tersebut berakar kuat pada Al-Qur’an dan Hadis serta relevan secara konseptual dengan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter dan pengembangan pribadi secara holistik. Dengan demikian, Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam perspektif Al-Ghazali dalam Kurikulum Merdeka berpotensi memperkuat pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter serta spiritualitas peserta didik.


