KARAKTERISASI MEMBRAN PERPAVORASI BERBASIS GEOPOLIMER-GRAPHENE-TIO2 UNTUK DESALINASI AIR LAUT
Kata Kunci:
Membran, Desalinasi, Perpavorasi, Geopolimer, Grafena, Mikrostruktur, Sifat FisisAbstrak
Penelitian ini berfokus pada pembuatan pasta geopolimer yang disintesis dari metakaolin, grafena dan TiO2 sebagai membrane untuk desalinasi air laut. Geopolimer dibuat dengan bahan dasar metakaolin dengan metode aktivasi alkali dengan penambahan variasi 0 gram, 0,5 gram, dan 1 gram grafena serta 3 gram TiO2. Metode yang berhasil digunakan untuk mensintesis Graphene adalah metode chemical exfoliation, yang menghasilkan fase amorf berdasarkan hasil XRD Graphene, terdapat gugus fungsi aromatik C=C, ikatan O-H (gugus hidroksil), gugus karonil dan alkoksi berdasarkan hasil FTIR grafena. Dari hasil SEM dan Raman, Graphene teridiri dari banyak lapisan karbon yang menandakan grafena bersifat multilayer. Membran berbasis Geopolimer- grafena -TiO2 dibuat dengan cara mencampurkan grafena dan TiO2 kedalam pasta geopolymer lalu diaduk secara merata dan setelah itu di curing pada suhu 70oC. Membran disimpan selama ± 28 hari sebelum dikarakterisasi. Hasil karkterisasi XRD, membrane memiliki struktur amorf dengan beberapa fase kristal, puncak yang dihasilkan dari difraktogram mengalami sedikit pergeseran ke arah 2???? yang lebih rendah. Karakterisasi Fourier Transform Infrared (FTIR) mengkonfirmasi adanya pergeseran beberapa gugus fungsi seiring dengan penambahan grafena dan TiO2. Permukaan sampel menampilkan distribusi partikel dan cacat yang terjadi pada sampel seperti adanya pori, endapan alkali dan retakan pada sampel berdasarkan hasil SEM. Karakterisasi SEM-EDS pada sampel Geo- grafena - TiO2 terdapat unsur Karbon (C) yang menandakan kehadiran grafena dalam sampel geopolymer. Adanya grafena dan TiO2 berdampak langsung pada sifat fisis yang ditandai dengan meningkatnya porositas dan sifat hidrofobiknya.


