PERAN GURU PAI DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI RELIGIUS PESERTA DIDIK
Kata Kunci:
Guru PAI, Budaya Literasi Religius, Pembelajaran PAIAbstrak
Budaya literasi religius merupakan aspek penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena berperan dalam membentuk pemahaman keagamaan, sikap religius, dan karakter peserta didik. Guru PAI memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya literasi religius melalui pembelajaran yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun budaya literasi religius peserta didik, mengidentifikasi bentuk pelaksanaannya dalam pembelajaran PAI, serta menganalisis kendala dan upaya yang dilakukan guru dalam penguatan budaya literasi religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru PAI dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai penggerak, fasilitator, pembimbing, teladan, dan motivator dalam membangun budaya literasi religius peserta didik. Budaya literasi religius dilaksanakan melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an, pengkajian teks keagamaan, diskusi, serta kegiatan menulis reflektif yang terintegrasi dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya minat baca peserta didik, keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan literasi, serta keterbatasan sumber belajar. Upaya yang dilakukan guru PAI untuk mengatasi kendala tersebut antara lain dengan memvariasikan metode pembelajaran, meningkatkan motivasi peserta didik, serta mengintegrasikan literasi religius ke dalam perencanaan pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru PAI sangat menentukan dalam penguatan budaya literasi religius sebagai bagian dari pengembangan pembelajaran PAI.


