PENGEMBANGAN KURIKULUM MUSIK SMA BERBASIS ETNOMUSIKOLOGI : KAJIAN TEORI KONSTRUKTIVISME
Kata Kunci:
Kurikulum Musik, Etnomusikologi, KonstruktivismeAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurikulum musik di sekolah menengah atas yang saat ini cenderung didominasi oleh perspektif musik Barat yang menyebabkan terjadinya kesenjangan kultural dan degradasi nilai kearifan lokal di kalangan siswa. Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan kurikulum musik SMA berbasis etnomusikologi dengan landasan teori konstruktivisme. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah dominasi perspektif musik Barat yang menyebabkan degradasi nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kurikulum musik SMA berbasis etnomusikologi dengan landasan teori konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development) dalam skala terbatas, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi konstruktivisme mengubah peran guru menjadi fasilitator, siswa menjadi subjek aktif, serta menggeser proses belajar ke arah eksplorasi autentik dan evaluasi berbasis portofolio. Implementasi model ini meningkatkan prestasi belajar siswa sebesar 48% dan retensi pengetahuan hingga 82%. Kesimpulannya, kurikulum berbasis etnomusikologi dengan pendekatan konstruktivisme efektif merevitalisasi pendidikan musik yang kontekstual dan memberikan kerangka pedagogis yang efektif untuk merekonstruksi pembelajaran musik yang kontekstual dan berakar pada budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya siswa di tengah arus globalisasi.


