REVOLUSI IRAN 1979 DAN BERDIRINYA REPUBLIK ISLAM IRAN : PERAN ULAMA SYIAH DALAM TANSFORMASI POLITIK,SOSIAL,DAN BUDAYA

Penulis

  • Nurul Fauziah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Sri Wahyuni Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Handi Maulana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Rizky Yahya Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis
  • Alan Maulana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Penulis

Kata Kunci:

Revolusi Iran1979, Republik Islam Iran, Ulama Syiah, Wilayat al-Faqih, Transformasi Politik, Sosial, dan Budaya

Abstrak

Revolusi Iran 1979 merupakan salah satu peristiwa politik paling penting di Timur Tengah pada abad ke-20 yang menandai runtuhnya rezim monarki Shah Mohammad Reza Pahlavi dan berdirinya Republik Islam Iran. Revolusi ini tidak hanya menjadi perubahan politik semata, tetapi juga membawa transformasi mendalam dalam struktur sosial dan budaya masyarakat Iran. Keunikan Revolusi Iran terletak pada peran sentral ulama Syiah yang berhasil memobilisasi massa rakyat melalui legitimasi keagamaan, wacana keadilan sosial, serta kritik terhadap westernisasi dan pemerintahan yang otoriter. Melalui konsep wilayat al-faqih, ulama Syiah tidak hanya tampil sebagai pemimpin spiritual, tetapi juga menjadi aktor utama dalam pembentukan sistem politik baru yang mengintegrasikan agama dan negara. Dalam ranah sosial, ulama Syiah berperan dalam pembentukan norma-norma masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam Syiah, sementara dalam ranah budaya terjadi reorientasi identitas nasional yang menekankan simbol, tradisi, dan moralitas Islam dalam kehidupan publik. Dengan demikian, Revolusi Iran 1979 dan berdirinya Republik Islam Iran menunjukkan bagaimana kepemimpinan ulama Syiah mampu mentransformasikan tatanan politik, sosial, dan budaya secara menyeluruh.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-13