ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS IV-B DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD NEGERI 060816
Kata Kunci:
Literasi Sains, Pembelajaran IPA, Sekolah DasarAbstrak
Literasi sains merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar karena berkaitan dengan kemampuan memahami konsep sains, menafsirkan informasi ilmiah, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan literasi sains siswa kelas IV-B dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SD Negeri 060816. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap wali kelas IV-B, yaitu Ibu Rahma Nasution. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan siswa dalam memahami konsep IPA, membaca serta menafsirkan informasi sains, kesulitan yang dialami siswa, serta faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan literasi sains mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa berada pada tingkat menengah. Sebagian besar siswa mampu memahami konsep IPA yang bersifat konkret, namun masih mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan konsep yang bersifat abstrak seperti molekul dan perubahan zat. Selain itu, kemampuan siswa dalam membaca dan menafsirkan teks sains masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal menyimpulkan isi bacaan dan menginterpretasikan informasi. Beberapa kesulitan utama yang dihadapi siswa meliputi pemahaman istilah ilmiah, kemampuan menganalisis informasi, mengaitkan konsep sains dengan kehidupan sehari-hari, serta mengkomunikasikan pemahaman konsep secara jelas. Kemampuan literasi sains siswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat belajar dan kemampuan membaca dasar, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran dan dukungan lingkungan belajar.


