ANALISIS PENERAPAN BIM UNK EFISIENSI WASTE MATERIAL TULANGAN BALOK DALAM KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT
Kata Kunci:
Sisa Potongan, BIM, BBS, Optimasi PotonganAbstrak
Perkembangan teknologi tak terhindarkan, termasuk dalam industri konstruksi. Inovasi bertujuan untuk mempercepat penjadwalan, menghemat biaya, dan mengurangi pemborosan material. Melaksanakan konstruksi bangunan tanpa menghasilkan waste material merupakan suatu tantangan yang sulit. Oleh karena itu, konsep Building Information Modelling (BIM) diterapkan dalam perencanaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan material, dengan tujuan meminimalisir waste material. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan Building Information Modelling (BIM) dalam optimalisasi waste material pada penulangan balok. Penerapan Building Information Modelling (BIM) dalam penelitian ini menggunakan software Autodesk Revit. Tahapan penelitian mencakup pengumpulan data, pemodelan struktur 3D, pemodelan tulangan, output Bar Bending Schedule (BBS), cutting list menggunakan software Cutting Optimization Pro, dan analisis waste material metode konvensional dan metode BIM. Hasil penelitian menunjukan metode BIM mampu menghemat kebutuhan tulangan sebesar 9.489,234 kg atau 48,32% dibandingkan metode konvensional dengan selisih berat waste antara kedua metode mencapai 19.489,232 kg. Dari segi biaya, metode BIM hemat sebesar Rp. 101.566.688,00 dengan persentase waste 14,68% lebih kecil dibandingkan metode konvensional.


