PEMAHAMAN MASYARAKAT SIMATANIARI, KECAMATAN PAHAE JULU TENTANG HAGABEON SEBAGAI UKURAN KELUARGA YANG SEMPURNA

Penulis

  • Ayu Putriani Br. Tompul Sekolah Tinggi Teologia Abdi Sabda Medan Penulis
  • Pardomuan Munthe Sekolah Tinggi Teologia Abdi Sabda Medan Penulis

Kata Kunci:

Hagabeon, Kesempurnaan Keluarga

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya anggapan bahwa ukuran kesempurnaan sebuah keluarga terletak pada jumlah dan kelengkapan anak yang dimiliki (hagabeon). Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan secara dogmatis bahwa keberadaan anak merupakan berkat dari Tuhan, tetapi tidak menjadi ukuran kesempurnaan sebuah keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara dan metode kuantitatif melalui penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Simataniari memahami bahwa keberadaan anak dan banyaknya keturunan merupakan ukuran kesempurnaan keluarga yang diyakini dapat mendatangkan kebahagiaan. Penulis menyimpulkan bahwa filosofi hagabeon tidaklah keliru, tetapi perlu dipahami  bahwa kesempurnaan sebuah keluarga terletak pada keharmonisan hubungan dengan Tuhan dan antaranggota keluarga. Oleh karena itu, gereja disarankan untuk memberikan pemahaman kepada jemaat bahwa hagabeon atau kelengkapan keturunan tidak boleh dijadikan dasar untuk merendahkan orang  lain maupun menimbulkan perdebatan dalam kehidupan kekerabatan dan masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-13