ANALISIS PROMOTIF DAN PREVENTIF DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN PENYAKIT ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BENTENG KABUPATEN BANGKA TENGAH TAHUN 2024

Penulis

  • Febry Warni Purba Universitas Anak Bangsa Penulis
  • Dedek Sutinbuk Universitas Anak Bangsa Penulis
  • Deri Kusmadeni Universitas Anak Bangsa Penulis

Kata Kunci:

Pencegahan, Promotif, Preventif, ISPA

Abstrak

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan, terutama pada anak balita. Penyakit ini memiliki tingkat penularan yang tinggi melalui droplet dan kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. WHO mencatat bahwa ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian balita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, di mana prevalensinya cukup tinggi. Data dari berbagai daerah menunjukkan peningkatan kasus ISPA dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di Puskesmas Benteng, Bangka Tengah. Melihat kondisi ini, upaya pencegahan ISPA melalui strategi promotif dan preventif menjadi sangat penting. Peneliti tertarik untuk menganalisis efektivitas upaya-upaya tersebut dalam mengurangi prevalensi ISPA. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektivitas strategi promotif dan preventif dalam mencegah kasus ISPA pada anak balita, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya kasus ISPA, mengevaluasi implementasi upaya promotif dan preventif yang telah dilakukan, serta memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk menurunkan prevalensi ISPA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benteng, Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif eksploratif dengan wawancara mendalam. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat pengetahuan dan upaya pencegahan ISPA di kalangan ibu balita, masih terdapat berbagai tantangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Kondisi lingkungan, gaya hidup, dan kualitas edukasi kesehatan menjadi faktor penting yang perlu ditingkatkan untuk mencapai pencegahan ISPA yang lebih efektif. Puskesmas Benteng telah memiliki program promotif dan preventif yang terstruktur dan berkelanjutan untuk pencegahan ISPA pada balita. Puskesmas Benteng telah menyediakan layanan imunisasi sebagai salah satu upaya pencegahan ISPA pada balita. Namun, masyarakat cenderung menganggap ISPA sebagai penyakit yang biasa dan tidak berbahaya serta adanya kebiasaan yang kurang mendukung upaya pencegahan ISPA, seperti merokok di dalam rumah dan kesulitan dalam mengubah perilaku masyarakat, terutama terkait praktik pengasuhan anak yang kurang tepat.

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-13