HUBUNGAN DAYA TERIMA MAKANAN DENGAN SISA MAKAN SIANG PADA ANAK SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Zahra Azkia Rahimah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Penulis
  • Dittasari Putriana Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Penulis
  • Muhammad Hafizh Hariawan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Penulis

Kata Kunci:

Sisa Makanan, Daya Terima, Anak Sekolah Dasar

Abstrak

Sisa makanan merupakan jumlah makanan yang tidak habis dikonsumsi setelah makanan disajikan. Salah satu sumber sisa makanan berasal dari institusi yaitu sekolah. Mayoritas siswa/i menyisakan makan siang yang disediakan sekolah sebesar 68,7% dan umumnya lebih banyak pada jenis sayur sebesar 60%. Penyebab tingginya sisa makanan mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara makanan yang disajikan dengan kebutuhan dan preferensi siswa terhadap daya terima makanan yang berkaitan dengan penilaian sensorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya terima makanan (warna, besar porsi, rasa, aroma dan tekstur) dengan sisa makan siang di SDI Al-Azhar 55 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah cross sectional yang melibatkan 50 siswa dan diambil menggunakan teknik purposive sampling pada bulan Mei 2025 selama 2 hari berurutan. Data sisa makan siang diperoleh dari rerata visual Comstock oleh peneliti. Data daya terima makanan diperoleh langsung dari siswa/i dengan mengisi kuesioner daya terima makanan secara mandiri. Data dianalisis menggunakan Fisher’s Exact dengan p-value <0,05. Hasil penelitian didapatkan proporsi sisa makan siang sebesar 86% dan proporsi daya terima makanan yang menilai kurang baik sebesar 62%. Tidak ada hubungan antara daya terima makanan dengan sisa makan siang di SDI Al-Azhar 55 Yogyakarta. Sebaiknya siswa/i diberikan edukasi terkait seperti visual porsi dan alat saji yang sesuai atau pendampingan dari guru/staff dalam mengambil makan siang agar tidak berlebihan maupun terlalu sedikit

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-13