ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN BELAJAR DENGAN SENAM OTAK TERHADAP KOGNITIF PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA DI PANTI SOSIAL BINA DAKSA BUDI BHAKTI CENGKARENG JAKARTA BARAT

Penulis

  • Selpiah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras Penulis
  • Juairiah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras Penulis

Kata Kunci:

Senam Otak, Demensia, Lansia

Abstrak

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif, salah satunya akibat yaitu demensia. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi kognitif adalah senam otak. untuk mengetahui pengaruh asuhan keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan belajar melalui terapi senam otak terhadap fungsi kognitif pada lansia dengan demensia, serta mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas terapi tersebut terhadap perubahan fungsi kognitif sebelum dan sesudah tindakan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan perbandingan pada dua lansia penderita Demensia. Intervensi yang diberikan berupa senam otak selama enam hari dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Setelah diberikan Senam Otak selama enam hari, kedua lansia mengalami peningkatan fungi kognitif. Pada pasien pertama, fungsi kognitif menigkat dari Skor MMSE 20 menjadi 24. Pada pasien kedua dari Skor MMSE 16 menjadi 23. Menunjukkan adanya peningkatan skor fungsi kognitif pada kedua responden setelah dilakukan intervensi. Penerapan asuhan keperawatan melalui terapi senam otak dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan demensia jika dilakukan secara rutin.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-13