ANALYSIS OF SMOKING ON PHYSYCOLOGYCAL JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN THE CITY OF BANDAR LAMPUNG 2017

Penulis

  • Chairil Syadudin Universitas Malahayati Penulis
  • Fahmy Zaeni Dahlan Universitas Malahayati Penulis
  • Devi Ulfasari Universitas Malahayati Penulis
  • Hetti Rusmini Universitas Malahayati Penulis
  • Octa Reni Setiawati Universitas Malahayati Penulis
  • Retno Ariza Soeprihatini Universitas Malahayati Penulis

Kata Kunci:

Koefisien Nagelkerke Sebesar 4,7% Berarti Variabel Independen Aspek Stres, Insomnia, Intensitas Melihat Iklan Tidak Mempengaruhi Penilaian Perilaku Merokok Secara Umum

Abstrak

Rokok merupakan suatu produk untuk dibakar dan/atau dihisap asapnya yang terdiri dari tembakau dan bahan lainnya yang dihasilkan oleh tanaman Nicotiana Tabacum, Nicotiana Rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa tambahan bahan lainnya. Faktor yang mempengaruhi seseorang untuk memulai merokok adalah paparan iklan. Iklan rokok sendiri berhasil mempersuasi remaja sehingga remaja merasa rokok itu merupakan hal yang umum, wajar dan sangat biasa. Pada umumnya perilaku merokok pada remaja semakin lama akan semakin meningkat sesuai dengan tahap perkembangannya yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas merokok, serta sering mengakibatkan mereka mengalami ketergantungan nikotin. Ketergantungan nikotin menyebabkan seorang perokok harus menghisap rokok terus-menerus dan menimbulkan berbagai akibat terhadap tubuh, yaitu insomnia. Selain itu kemuculan hormone ACTH akan menyebabkan umpan balik negative yang menyebabkan seorang menjadi stress.Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Merokok pada Psikologis siswa SMP di Kotamadya Bandar Lampung 2017.Metode : Jenis penelitian yang dilakukan bersifat Analitik Observatif dengan pendekatan Cross sectional, teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMP di Kotamadya Bandar Lampung, yang akan dilakukan pada bulan Oktober – Desember 2017.Hasil : Uji Regresi Logistik Ordinal dan didapatkan nilai uji determinasi model dengan koefisien determinasi Mc Fadden sebesar 0,022 sedangkan koefisien determinasi Cox dan Snell sebesar 0,040 dan koefisien determinasi Nagelkerke sebesar 0,047 atau sebesar 4,7%

Diterbitkan

2024-11-13