Implementasi Passive Leg Raising (Plr) Terhadap Peningkatan Tekanan Darah Pada Pasien Syok Hipovolemik Di Rumah Sakit Tk Ii Putri Hijau Medan Studi Kasus

Penulis

  • Nadia febrina Universitas Akademi Keperawatan Kesdam 1/BB Medan Penulis
  • Kipa Jundapri Universitas Akademi Keperawatan Kesdam 1/BB Medan Penulis
  • Suharto Universitas Akademi Keperawatan Kesdam 1/BB Medan Penulis

Kata Kunci:

Kegawatdaruratan, Passive Leg Raising (PLR), Syok Hipovolemik, Tekanan Darah

Abstrak

Syok hipovolemik merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang terjadi akibat penurunan volume cairan intravaskular secara signifikan menyebabkan penurunan tekanan darah dan perfusi jaringan. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis digunakan untuk meningkatkan tekanan darah pada pasien syok hipovolemik adalah tindakan Passive Leg Raising (PLR). Tujuan penelitian untuk menggambarkan implementasi PLR terhadap peningkatan tekanan darah pada pasien syok hipovolemik di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif, studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan mencakup pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada 13 April 2025 sampai dengan 20 April 2025 pada dua orang pasien syok hipovolemik. Hasil penelitian didapatkan data bahwa terjadi masalah syok hipovolemik pada dua kasus tetapi dengan penyebab yang berbeda yaitu pada pasien 1 syok hipovolemik terjadi karena kehilangan cairan akibat diare sedangkan pada pasien 2 syok hipovolemik disebabkan karena perdarahan akibat post operasi laparatomi. Setelah dilakukan PLR terjadi peningkatan tekanan darah, pada pasien 1 tekanan darah awal adalah 70/50 mmHg setelah dilakukan PLR menjadi 110/80 dan pada kasus 2 tekanan darah awal adalah 85/60 mmHg setelah dilakukan PLR menjadi 110/85 mmHg. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi PLR pada kasus 1 dan 2 menunjukkan bahwa teknik PLR dapat meningkatkan tekanan darah pada pasien syok hipovolemik

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-13