Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Bit Merah (Beta vulgaris L.) Dan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Tunggal Dan Kombinasi Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Mencit Anemia Defisiensi Besi
Kata Kunci:
Anemia Defisiensi Besi, Hemoglobin, Beta Vulgaris L, Amaranthus Tricolor L, Mus MusculusAbstrak
Anemia defisiensi besi menyebabkan penurunan kadar hemoglobin dan sering diatasi dengan tablet tambah darah yang memiliki efek samping. Bit merah (Beta vulgaris L.) dan bayam merah (Amaranthus tricolor L.) mengandung zat besi, asam folat, vitamin C, dan antioksidan yang berpotensi meningkatkan hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak etanol bit merah, bayam merah, dan kombinasinya terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada mencit (Mus musculus) anemia defisiensi besi. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan Post-Test Only Control Group Design dengan 25 mencit jantan yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak bit merah, ekstrak bayam merah, dan kombinasi keduanya. Dosis ekstrak tunggal diberikan sebesar 130 mg/kgBB, sedangkan dosis kombinasi terdiri atas masing-masing 65 mg/kgBB ekstrak bayam merah dan 65 mg/kgBB ekstrak bit merah. Perlakuan dilakukan selama tujuh hari. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan Post Hoc Bonferroni. Hasil menunjukkan semua perlakuan meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan dibandingkan kontrol negatif (p < 0,05). Kombinasi ekstrak memberikan peningkatan tertinggi dan efektivitas setara dengan kontrol positif. Kesimpulan: Ekstrak etanol bit merah dan bayam merah, baik tunggal maupun kombinasi (65 mg/kgBB + 65 mg/kgBB), efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan berpotensi menjadi alternatif alami pengganti tablet tambah darah.


