Uji Aktivitas Fraksi Etil Asetat Daun Matoa (Pometia Pinnata) Tunggal Dan Kombinasi Dengan Metformin Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Puasa Pada Mencit
Kata Kunci:
Diabetes Melitus, Daun Matoa, MetforminAbstrak
Diabetes melitus adalah penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang seringkali membutuhkan pengobatan jangka panjang. Penggunaan obat- obatan sintetis seperti metformin sebagai terapi konvensional seringkali diiringi dengan efek samping yang tidak diinginkan. Untuk meminimalkan risiko efek samping tersebut, pemilihan kombinasi obat konvensional dengan tanaman herbal sangat penting untuk dipertimbangkan sebagai alternatif dalam mengelola kadar gula darah. Tanaman matoa telah dimanfaatkan secara tradisional dalam menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antara fraksi etil asetat daun matoa tunggal dan kombinasi dengan metformin dalam menurunkan kadar gula darah puasa pada mencit yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dibagi 8 kelompok perlakuan, tiap kelompok terdiri dari 3 ekor mencit yaitu kelompok kontrol positif (Metformin 102,73 mg/kgBB), kontrol negatif (NaCMC 1%), kelompok fraksi etil asetat daun matoa tunggal dosis 100, 200, dan 300 mg/kgBB dan kelompok kombinasi metformin 102,73 mg/kgBB dengan fraksi etil asetat daun matoa dosis 100, 200 dan 300 mg/kgBB. Data dianalisis menggunakan uji statistik One-way ANOVA dilanjutkan dengan uji post-hoc Tukey HSD. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian fraksi etil asetat daun matoa tunggal dan kombinasi dengan metformin pada yang sama memiliki efektivitas yang relatif sama, kecuali pada dosis 200 mg/kgBB, pada dosis 200 mg/kgBB terdapat perbedaan aktivitas penurunan kadar gula darah. Kombinasi dosis 200 mg/kgBB memiliki penurunan kadar gula lebih tinggi daripada fraksi tunggal dosis 200 mg/kgBB. Kesimpulan : Fraksi etil asetat daun matoa, baik tunggal maupun kombinasi dengan metformin, efektif menurunkan kadar gula darah puasa pada mencit.


