Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Perantau S1 Keperawatan Di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
Kata Kunci:
Dukungan Sosial Teman Sebaya, Kecemasan, Mahasiswa PerantauAbstrak
Mahasiswa perantau merupakan kelompok yang rentan mengalami kecemasan akibat tuntutan adaptasi terhadap lingkungan baru, perpisahan dengan keluarga, serta tekanan akademik. Dukungan sosial teman sebaya dipandang sebagai salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kecemasan pada mahasiswa perantau S1 Keperawatan di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa perantau S1 Keperawatan tingkat 1 di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, dengan jumlah sampel sebanyak 136 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan sosial teman sebaya dan Depression Anxiety Stress Scales (DASS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kecemasan pada mahasiswa perantau, dengan nilai p-value sebesar 0,194 (p > 0,05). Diskusi: Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pada mahasiswa perantau tidak semata-mata dipengaruhi oleh dukungan sosial teman sebaya. Faktor lain seperti beban akademik, tuntutan praktik klinik, serta mekanisme koping individu diduga memiliki peran yang lebih dominan dalam memengaruhi kecemasan mahasiswa.


