Efektivitas Ekstrak Daun Andong (Cordyline fruticosa) Secara Topikal Terhadap Luka Sayatan Pada Mencit Diabetes Mellitus
Kata Kunci:
Cordyline Fruticosa, Penyembuhan Luka, Mencit, Diabetes MellitusAbstrak
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, termasuk tanaman obat tradisional yang telah lama digunakan untuk penyembuhan luka. Salah satunya adalah andong (Cordyline fruticosa) yang mengandung flavonoid, fenol, saponin, dan tanin yang berperan dalam menghentikan perdarahan, meningkatkan granulasai jaringan, serta mempercepat re-epitelisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun andong dalam penyembuhan luka sayatan sepanjang 15 mm pada mencit diabetes mellitus. Penelitian eksperimental dilakukan terhadap 25 ekor mencit putih (Mus musculus) yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (povidone iodine), serta kelompok ekstrak daun andong dengan dosis 5 mg, 10 mg, dan 20 mg. Luka dibuat setelah mencit diinduksi aloksan, kemudian perlakuan diberikan secara topikal setiap 2 kali/hari selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol positif memberikan penyembuhan luka tercepat, sedangkan ekstrak daun andong dosis 20 mg menunjukkan hasil terbaik di antara kelompok perlakuan dengan penurunan panjang luka yang lebih signifikan dibandingkan dengan dosis 5 mg dan 10 mg. Analisis ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,001).


