Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Ekstrak Daun Setebal (Glochidion Superbum) Terhadap Pseudomonas Aeruginosa Dan Staphylococcus Aureus
Kata Kunci:
Antibakteri, Fraksi, Daun Setebal, Pseudomonas Aeruginosa, Staphylococcus AureusAbstrak
Salah satu negara yang mempunyai tingkat keanekaragaman hayati tinggi adalah Indonesia, Pada dasarnya masing-masing tumbuhan mengandung bahan kimia yang berpotensi untuk mengobati atau mencegah penyakit. Daun Setebal merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksan, etil asetat dan metanol:air dari ekstrak daun Setebal dan fraksi manakah yang berpotensi pada uji antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan adalah difusi kertas cakram (disc diffusion method). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan 3 fraksi yaitu fraksi n-heksan, etil asetat dan metanol:air daun Setebal dengan konsentrasi 200 µg/disk, kontrol positif Kloramfenikol disk 30 µg dan kontrol negatif DMSO 10%. Hasil pengukuran zona hambat pada ekstrak fraksi daun Setebal terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa yaitu fraksi N-heksan 8,6 mm, fraksi etil asetat 11,1 mm dan metanol:air 6,4 mm. Sedangkan hasil pengukuran zona hambat daun Setebal terhadap bakteri Staphylococcus aureus yaitu fraksi N-heksan 9,2 mm, fraksi etil asetat 10,9 mm dan fraksi metanol:air 7,5 mm. Berdasarkan hasil uji aktivitas antibakteri fraksi daun Setebal maka dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat menunjukan aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus.


